Blog ini merupakan media penulis menuangkan rasanya. Berbagai karya penulis ada di sini.

Menulis Untuk Keabadian - Walau Raga Telah Tiada, Nama Tetap Abadi.

"Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang."

Apalah arti pepatah tersebut. Di dunia ini tidak ada sesuatupun yang abadi. Bila tiba saat sangkakala ditiupkan semua akan lenyap dalam hitungan detik. Namun, datangnya hari kiamat tiada yang rahu kapan terjadi. Sedangkan sebagai manusia umur kita tentulah ada batasnya.

Apa yang kita tinggalkan untuk anak cucu kita kelak untuk menghadapi dunia yang kejam ini? Akankah kita hanya mati meninggalkan nama. Bagaimana jika anak cucu kita bertanya siapa kita siapa? Harus dijawab dengan apa?

Oleh karena itu, hendaknya kita meninggalkan sesuatu yang bermanfaat untuk anak cucu kita nanti. Tidak harus harta atau tanah yang luas. Sedikit ilmu namun berguna sudahlah cukup.

Bagaimana caranya?
MENULIS jawabannya.

Buku adalah ilmu. Buku adalah jendela dunia. Bagaimana seorang guru mengajar tanpa buku? Bagaimana pebisnis belajar tanpa buku? Bagaimana bayi belajar tanpa buku? TIDAK BISA.

Tidak dapat kita pungkiri jika buku sudah melekat dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk itu, menjadi penulis adalah salah satu pilihan untuk menebar kebermanfaatan melalui tulisan.

Ucapan hanya sampai pada beberapa orang saja tetapi, sebuah buku dapat menembus penjuru dunia.

Menjadi penulis bukanlah pekerjaan semata untuk mencari finansial saja. Lebih dari semua itu, menjadi penulis adalah peluang besar menginspirasi seluruh dunia. Kesempatan untuk berbagi, memberi, tanpa meminta pamrih. Nama kita akan kekal abadi di dalamnya.

"Ikatlah ilmu dengan tulisan."

Semua pengetahuan, pengalaman, dapat kita satukan dalam sebuah ikatan tulisan yang bermanfaat. Tidak hanya untuk diri kita sendiri tapi untuk seluruh dunia.

Tak perlu menjadi baik untuk memberi yang terbaik. Justru, lewat tulisan itulah kita bisa membenahi diri. Menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Menulislah, karena dengan menulis kau akan tetap dikenang meski engkau telah tiada.




~Nurul Fadilah


  • コメント

    名前
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
    Komentar hanya dapat dihapus oleh pemilik Blog!
    削除
    Menulis Untuk Keabadian - Walau Raga Telah Tiada, Nama Tetap Abadi.
      Komentar(0)